Selasa, 31 Desember 2013

KORPS RAPORT KENAIKAN PANGKAT TMT 1 JANUARI 2014

Pada hari Sabtu tanggal 31 Desember 2013 pk. 16:00 Wita telah dilaksanakan Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Personil Polres HSU TMT 1 Januari 2014 dengan Inspektur Upacara Kapolres HSU AKBP Didik Mulyanto, SH, S.IK. Personil yang Korps Raport sebanyak 17 orang terdiri dari 1 Perwira dan 16 Brigadir sbb :
IPTU ke AKP 1 orang, BRIPKA ke AIPDA 3 orang, BRIGADIR ke BRIPKA 8 orang, BRIPTU ke BRIGADIR 4 orang dan BRIPDA ke BRIPTU 1 orang.




"Selamat dan sukses atas kenaikan pangkat yang telah kamu terima, semoga kamu menjadi Polisi Hebat"

Rabu, 18 Desember 2013

UPACARA PEMAKAMAN BRIPKA H. MUHAMMAD ARIFIN (ALM)

Innalillahiwainnailaihirojiun "sesungguhnya kita semua adalah milik Allah dan kita semua akan berpulang kepadanya". 

Telah berpulang kerahmatullah (wafat karena sakit) BRIPKA H. MUHAMMAD ARIFIN NRP. 60020012 Bamin Bag Sumda pada hari Selasa tanggal 17 Desember 2013 pk. 21:45 Wita di RS. Pembalah Batung Amuntai dan jenazah telah dimakamkan pada hari Rabu tanggal 18 Desember 2013 pk. 14:00 Wita di Makam / Alkah keluarga di Desa Jambu Ambarai Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kandangan) dengan upacara pemakaman dinas.

Tempat / Tanggal lahir : Kandangan, 1 Februari 1960.







Orang yang selalu mengingat Kematian termasuk orang yang cerdas.
Dari Ibnu ‘Umar, ia berkata, “Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu seorang Anshor mendatangi beliau, ia memberi salam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, mukmin manakah yang paling baik?” Beliau bersabda, “Yang paling baik akhlaknya.” “Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?”, ia kembali bertanya. Beliau bersabda, “Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas.” (HR. Ibnu Majah no. 4259. Hasan kata Syaikh Al Albani) [2].


Selasa, 03 Desember 2013

VISI MISI DAN 12 PROGRAM PRIORITAS KAPOLRI JENDERAL POLISI SUTARMAN


Visi dan Misi Kapolri :


Visi :
Terwujudnya postur Polri sebagai sosok penolong, pelayan dan sahabat masyarakat serta gakkum yang jujur, benar, adil, transparan dan akuntabel guna harkamdagri yang mantap didukung sinergitas polisional dalam rangka keberlangsungan pembangunan nasional.

Misi :
1.      menciptakan situasi keamanan dalam negeri yang kondusif dengan mengkedepankan upaya preventif dan preemtif dengan didukung oleh penegakan hukum yang tegas dalam rangka pengamanan tahapan pemilu 2014.
2.      meningkatkan pengungkapan dan penuntasan kasus meliputi kejahatan konvensional, kejahatan lintas negara, trans nasional crime, kejahatan yang merugikan kekayaan negara, dan kejahatan yang berimplikasi kontijensi.
3.      mempercepat program reformasi birokrasi polri melalui pembangunan zona integritas.
4.      meningkatkan peran intelejen dalam mendukung pemeliharaan kamtibamas.
5.      meningkatkan partisipasi masy melalui pemberdayaan Polmas.
6.      memperkuat sinegitas polisional bersama pemerintahan, lembaga, dan seluruh komponen masyarakat untuk menciptakan Kamtibmas yang kondusif.
7.      mengembangkan sistem pembinaan personel melalui rekruitmen dan pembinaan karir yang bebas dari KKN, akuntabel, dan humanis, serta peningkatan profesionalisme dibidang pemeliharaan Harkamtibmas penegakan hukum dalam rangka pelayanan masyarakat.
8.      memperkuat bidang kehumasan untuk mendukung keterbukaan infrms publik dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat publik trust.

9.      meningkatkan asestibilitas pelayanan polri pada masyarakat dan pengembangan sistem pengawasan untuk mewujudkan pelayanan yang bebas dari KKN.


Visi Misi kebijakan tersebut dijabarkan dalam empat strategi penguatan :
1.      penguatan pembinaan,
2.      penguatan oprasional,  
3.      penguatan sinergitas polisional, dan
4.      penguatan pengawasan.

12 Program Prioritas Kapolri :
1.    Pengamanan Pemilu 2014 yang diwujudkan melalui pemantapan situasi kamtibmas yang kondusif dan menjamin netralitas anggota Polri (tidak memihak dan tidak terlibat Politik praktis);
2.    Meningkatkan pengungkapan dan penuntasan kasus korupsi sebagai sasaran prioritas secara terkoordinasi dengan KPK RI, kejaksaan dan stake holders lainnya;
3.    Meningkatkan penanggulangan terorisme serta pengembangan program deradikalisasi dan re-edukasi yang terkoordinasi, khususnya upaya pengungkapan kasus penembakan terhadap anggota Polri disamping itu upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba yang terkoordinasi dengan BNN;
4.    Penguatan integritas seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas pokok, peran maupun fungsi secara transparan dan akuntabel melalui pembangunan zona integritas terutama pada sektor pelayanan publik, penegakan hukum, pengelolaan anggaran, pengadaan barang dan jasa yang didukung dengan pengawasan yang efektif dalam rangka mencegah praktek  korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN);
5.    Penguatan pemeliharaan kamtibmas dengan meningkatkan early detection (deteksi dini) dan early warning  (peringatan dini) untuk menjangkau seluruh sendi kehidupan masyarakat dengan mengedepankan fungsi intelijen dan penguatan program satu Polisi (babinkamtibmas) satu desa serta mewujudkan  keamanan, ketertiban,  keselamatan dan kelancaran lalu lintas;
6.    Meningkatkan pengungkapan kasus-kasus menonjol yang meresahkan masyarakat, meliputi kejahatan konvensional (kejahatan jalanan/premanisme, perjudian, kejahatan  dengan kekerasan), kejahatan lintas negara / transnational crime (cyber crime, narkoba, human trafficking, arm smuggling, terorisme),  kejahatan yang merugikan kekayaan negara (korupsi, illegal logging, illegal fishing, illegal mining) dan kejahatan yang berimplikasi kontinjensi (konflik sosial, demo anarkhis);
7.    Penguatan kerja sama lintas kementerian / lembaga, criminal justice system  (kejaksaan, pengadilan, lapas) serta komponen masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif terutama diarahkan pada pengamanan pemilu 2014  dan penanganan konflik sosial;
8.    Pengembangan sistem pembinaan personel melalui  rekruitmen dan pembinaan karir yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), transparan, akuntabel dan humanis untuk menghasilkan pimpinan yang berintegritas di semua strata yang mampu memberikan keteladanan dan melayani guna membangun internal trust dan public trust;
9.    Peningkatan profesionalisme melalui pendidikan dan pelatihan di bidang harkamtibmas (penanganan konflik sosial, unras), penegakan hukum (Bid tipikor, TP. Pemilu, TP. Umum, TP. Ekonomi), terutama dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilu 2014 dan pelayanan masyarakat;
10.  Meningkatkan aksesibilitas pelayanan Polri kepada  masyarakat  yang didukung penguatan bidang kehumasan sebagai implementasi keterbukaan informasi publik guna mewujudkan kepercayaan masyarakat (public trust);
11.  Penguatan sistem pengawasan yang efektif untuk mewujudkan  pelayanan Polri yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN);
12.  Penguatan institusi dalam rangka merealisasikan visi & misi Polri pada grandstra Polri 2005-2025, menyelesaikan renstra 2010-2014 serta mempersiapkan landasan renstra 2015-2019 dan grandstra tahap III (2015-2025) melalui percepatan  program reformasi birokrasi Polri, quick wins, dan penguatan peraturan perundang-undangan terkait tugas Polri.


"Kami, personil Polres Hulu Sungai Utara, Siap Mendukung dan Melaksanakan Perintah / Kebijakan Bapak Kapolri"

Senin, 02 Desember 2013

APEL RANMOR DALAM RANGKA KESIAPAN PAM PEMILU 2014

Pada hari Senin tanggal 2 Desember 20113 pk. 08:00 Wita Subbag Sarpras Bag Sumda Polres Hulu Sungai Utara telah melaksanakan Apel Ranmor dengan pemegang ranmor (Polres dan Polsek Jajaran). Hal tersebut dilaksanakan guna melakukan pengecekan / kesiapan ramnor dinas (R-2 dan R-4) yang akan digunakan dalam Pengamanan Pemilu 2014. 

Pelaksanaan Apel Ranmor langsung diwaskat oleh Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP DIDIK MULYANTO, SH, S.IK dengan didampingi oleh Kasubbag Sarpras dan Kasi Propam Polres Hulu Sungai Utara.